Film yang di sutradarai oleh Findo Purnomo ini kebanyakan berlokasi shooting di Jepang. Didukung oleh bintang film lokal Indonesia seperti Nicky Tirta, Herfiza Novianty, Kevin Julio dan Rasky Mocil yang akan mulai di rilis 6 Mei 2010 serentak di berbagai Bioskop tanah air.
Direncanakan, pada pemutaran perdananya, Miyabi atau Maria Ozawa akan dihadirkan ke Jakarta, namun kehadirannya tersebut melalui media teleconfrence. Tidak secara fisik.
Lembaga Sensor Film sebagai lembaga resmi pemerintah menyatakan film tersebut layak tayang dan tidak mengalami pemotongan yang cukup signifikan. LSF juga membantah bahwa pihaknya menerima uang atas pelolosan film tersebut.
Film ini menjadi kontroversi ketika Miyabi yang identik sebagai bintang film porno Jepang terlibat sebagai pemeran di dalamnya ( walau di lain kesempatan, Miyabi juga sempat bermain di beberapa film bergenre horror). Meski sejak mula, pihak Maxima Picture berkali-kali menyatakan bahwa film tersebut murni film komedi yang tanpa adegan seks sama sekali, namun sejumlah ormas Islam berniat men-sweeping semua bioskop yang menayangkan film tersebut.

