Selama lebih dari 45 Menit, sejumlah petinggi Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta dibikin merah wajah dan telinganya dengan "ceramah " Wakil Gubernur Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) terkait paparan Anggaran Dinas PU di Ruang Rapat Bappeda.
Borok-borok dan berbagai permainan Dinas PU dalam meng-kadal-i pemerintah daerah lewat mark up-mark up terselubung, terlihat jelas dalam video ini. Lihatlah anggaran-anggaran apa saja yang bisa dikategorikan "mengarang bebas", juga anggaran-anggaran kadal-isasi lainnya. Belum lagi foya-foya pembuatan kantor yang cuma berpangkat "subdinas" dengan nilai puluhan milyar, juga pembuatan sebuah pos polisi dengan angka satu milyar.
" Video ini akan ditayangkan di youtube supaya rakyat tahu " Tegas Wakil Gubernur . " Kita gak bisa main-main. Ini uang rakyat ".
Video ini merupakan sebuah bukti praktik korupsi terselubung yang selama ini ternyata sudah menjadi tradisi di lingkaran PU. Atas perintah Wagub, Humas Pemprov DKI Jakarta Sie Penyiapan Materi dan Publikasi telah mengunggah video ini pada tanggal 9 November 2012. Hingga tulisan ini di tulis, Video yang berjudul "08 Nov 2012 Wagub Bpk. Basuki T. Purnama Menerima Paparan Dinas Pekerjaan Umum" ini telah ditonton 17,499 pemirsa. Sayangnya Humas Pemprov tidak menuliskan nama-nama para pemapar dalam deskripsi youtube. Namun demikian, langkah ini tetap patut diapresiasi.
Hampir seluruh komentator video mendukung langkah Ahok ini. Bahkan rasanya tak ada yang pro dengan para petinggi Dinas PU yang terlihat tak bisa menutupi ekspresi keter-tekanan-nya selama proses paparan berlangsung. Maklum, pada awal rapat dimulai, Ahok telah memberikan ancaman yang cukup pressuris yakni : Lapor KPK, Ikut Jakarta Baru atau copot dan tidak di PU DKI. Modarrr, Pak Dhe !!!!

