
Penampakan hantu anak-anak kecil yang berkeliaran di sekitar perlintasan kereta api ini, memang telah diakui keberadaannya oleh penduduk lokal maupun turis yang sengaja datang untuk membuktikan kabar yang telah beredar luas tersebut. Mereka kerap mengganggu setiap orang yang melintas di perlintasan kereta api ini.
Pada tahun 1930-an sebuah bus sekolah membawa sekitar 15 anak-anak sekolah usia 7 sampai dengan 11 tahun. Saat sedang menyebrang rel yang dikenal dengan sebutan Railroad Crossing Ghost di San Antonio, Texas bus mengalami tabrakan hebat dengan kereta yang sedang melintas. Tak ada celah untuk meloloskan diri dari kecelakaan maut tersebut. Sopir bus sekolah, kelima belas anak dan masinis kereta tewas seketika ditempat. Perlintasan rel kereta ini memang tidak ada palang penjagaannya ataupun alarm palang pintu kereta, sehingga banyak terjadi kecelakaan-kecelakaan yang berujung mistis.
Sejak kecelakaan maut tersebut, lokasi ini menjadi incaran para pemburu hantu. Pasalnya, roh-roh penasaran anak sekolah itu kerap mengganggu siapapun yang sedang melintasi jalur berhantu ini. Mulai dari suara dentuman kereta, suara decitan roda, suara mesin uap, suara anak-anak kecil sedang berbicara sampai mobil yang berjalan sendiri.
Beberapa penduduk lokal, turis sampai para pemburu hantu pernah mengalami hal yang mengerikan di lokasi ini. Saat mereka sedang dengan sengaja menunggu penampakan anak-anak sekolah itu, mereka memarkir mobil dengan jarak sekitar 10 sampai 15 meter dari perlintasan kereta api. Mobil yang sedang dalam keadaan mati dan netral, tiba-tiba saja jalan sendiri seperti di dorong menuju perlintasan kereta. Saat mobil jalan sendiri menuju perlintasan, suara anak-anak kecil yang sedang tertawa riang pun terdengar. Tak sampai disitu, saat tim pemburu hantu menuju kap belakang mobil dan menebar bedak tabur diatasnya, alangkah terkejutnya mereka saat mendapati beberapa ceplakan tangan anak kecil.
Beberapa paranormal mengatakan, bahwa yang mendorong mobil adalah roh anak-anak sekolah korban kecelakaan tersebut. Namun, mereka tidak niat mengganggu, mereka hanya ingin menolong anda untuk melewati rel kereta maut tersebut.
Pada tahun 1930-an sebuah bus sekolah membawa sekitar 15 anak-anak sekolah usia 7 sampai dengan 11 tahun. Saat sedang menyebrang rel yang dikenal dengan sebutan Railroad Crossing Ghost di San Antonio, Texas bus mengalami tabrakan hebat dengan kereta yang sedang melintas. Tak ada celah untuk meloloskan diri dari kecelakaan maut tersebut. Sopir bus sekolah, kelima belas anak dan masinis kereta tewas seketika ditempat. Perlintasan rel kereta ini memang tidak ada palang penjagaannya ataupun alarm palang pintu kereta, sehingga banyak terjadi kecelakaan-kecelakaan yang berujung mistis.
Sejak kecelakaan maut tersebut, lokasi ini menjadi incaran para pemburu hantu. Pasalnya, roh-roh penasaran anak sekolah itu kerap mengganggu siapapun yang sedang melintasi jalur berhantu ini. Mulai dari suara dentuman kereta, suara decitan roda, suara mesin uap, suara anak-anak kecil sedang berbicara sampai mobil yang berjalan sendiri.
Beberapa penduduk lokal, turis sampai para pemburu hantu pernah mengalami hal yang mengerikan di lokasi ini. Saat mereka sedang dengan sengaja menunggu penampakan anak-anak sekolah itu, mereka memarkir mobil dengan jarak sekitar 10 sampai 15 meter dari perlintasan kereta api. Mobil yang sedang dalam keadaan mati dan netral, tiba-tiba saja jalan sendiri seperti di dorong menuju perlintasan kereta. Saat mobil jalan sendiri menuju perlintasan, suara anak-anak kecil yang sedang tertawa riang pun terdengar. Tak sampai disitu, saat tim pemburu hantu menuju kap belakang mobil dan menebar bedak tabur diatasnya, alangkah terkejutnya mereka saat mendapati beberapa ceplakan tangan anak kecil.
Beberapa paranormal mengatakan, bahwa yang mendorong mobil adalah roh anak-anak sekolah korban kecelakaan tersebut. Namun, mereka tidak niat mengganggu, mereka hanya ingin menolong anda untuk melewati rel kereta maut tersebut.
Setelah kabar tersebut menyebar, hingga saat ini lokasi tersebut kerap dikunjungi oleh orang-orang yang sengaja ingin beruji nyali dengan mematikan mobil mereka dijarak 15 meter dari lokasi rel kereta dan sengaja menaburkan bedak di kap belakang dan depan mobil mereka, dan hasilnya kejadian yang dialami pun selalu sama. Bahkan saat sedang mencoba untuk mengabadikan gambar dilokasi perlintasan kereta api, seorang penduduk lokal mendapat gambar seorang anak kecil perempuan bergaun putih sedang berdiri ditepi perlintasan kereta api.

