
Thando Hopa adalah satu dari sedikit model di dunia yang mengidap albino. Albino adalah kondisi dimana tubuh seseorang kekurangan pigmen hingga kulit bewarna putih, albino juga mengakibatkan masalah penglihatan, serta masalah kulit yang rentan terhadap matahari dan kanker.
Selain model Hopa juga berprofesi sebagai pengacara. Saat ini Hopa tengah berjuang menyingkirkan stigma negatif di Negaranya terhadap warga albino. Warga kulit hitam yang mengidap albino harus menghadapi pandangan miring dari lingkungan, terlebih di Afrika Selatan dimana isu rasial masih menjadi problem sosial utama.
Hopa terjun ke dunia model karena ia merasa ini adalah salah satu jalan baginya untuk merubah persepsi tentang kaum albino.
“Ini adalah kesempatan besar, ketika saya menjadi orang albino pertama yang bisa bertindak. Pada akhirnya saya tidak akan lagi menjadi Thando Hopa si pengidap albino. Walapun saya tau saya akan terbakar kemudian kulit saya akan mengelupas, dan saya tidak akan kelihatan cantik serta butuh waktu supaya kulit saya bisa kembali pulih, itu semua saya lakukan karena saya percaya, saya hanya akan menjadi Thando Hopa yang normal dan biasa-biasa saja ”. Ungkap Thando Hopa di tengah-tengah sesi pemotretan yang sedang dijalaninya.
Albino di timbulkan karena faktor genetik , di Afrika Selatan pengidap albino kerap dianggap mendapat kutukan dari Tuhan atau sebagai pertanda bahwa arwah nenek moyang mereka tidak bahagia. Di Arfika Selatan pria yang memiliki anak albino kerap menuduh isteri mereka berselingkuh.
Salah seorang pengidap albino adalah Bellina Mosohay, ia memiliki dua anak dan salah seorang anaknya menderita albino seperti dirinya. Mereka tinggal bersama kakek Mosohay yang juga adalah seorang albino. Selama ini mereka hidup terkucil dari masyarakat, di pedesaan takhyul membuat masyarakat menjauhi warga yang mengidap albino.

