Gemas, penasaran, marah, dan kecanduan inilah perasaan yang dialami oleh penikmat games mobile Flappy Bird. Meski terlihat mudah, namun butuh trik, kejelian dan kesabaran dalam memainkannya. Untuk meraih skor tertinggi pemain harus menyentuh layar berkali-kali dan membawa Flappy Bird melewati rintangan.
Games mobile dengan tampilan sederhana ini dibuat oleh seorang kreator games asal Vietnam, Nguyen Ha Dong (Dong Nguyen) hanya dalam waktu tiga hari. Di awal tahun 2014 popularitas Flappy Bird meningkat drastis, meski sebenarnya games ini telah diluncurkan sejak Mei 2013 lalu. Namun sangat di sayangkan, ditengah kesuksesannya Flappy Bird harus ditarik dari peredaran. Hal ini dinyatakan langsung oleh Dong Nguyen lewat akun twitter pribadinya. Mengenai keputusannya ini Nguyen pun meminta maaf kepada seluruh pengguna Flappy Bird.
Permainan yang bisa bikin ketagihan ini sukses bertengger diurutan teratas toko aplikasi berbasis android dan IOS. Diunduh sebanyak 3 juta kali dalam sehari dengan pendapatan iklannya mencapai 50 ribu dollar Amerika atau setara dengan 600 juta rupiah per hari.
Sempat disebut-sebut Flappy Bird merupakan adopsi dari game Super Mario Bross, untuk itu kabar tentang penarikan Flappy Bird ini dikaitkan dengan adanya tuntutan secara hukum dari pemilik game Super Mario Bross, Nitendo. Namun hal tersebut langsung dibantah oleh Dong Nguyen.
Pria 29 tahun yang juga sukses meluncurkan game Super Juggling Balls dan Blocking Shurikens
Walaupun demikian, sepertinya para penggila Flappy Bird tak perlu khawatir apalagi sampai nekat bunuh diri, karena setelah Flappy Bird ditarik dari peredaran ternyata banyak game-game serupa yang bermunculan seperti Silly Bird, Clumsy Bird, dan Ironpants.

