Dalam program Metro HIghlight - MetroTV, Jusuf Kala tampil untuk menangkal sejumlah isu-isu kampanye yang jika salah menanggapinya, tentu saja akan merugikan. Cawapres dari PDIP, Nasdem, PKB dan Hanura ini memberikan dua kategori terkait kampanye tersebut. Kategori pertama adalah kampanye negatif. Menurutnya, kampanye ini bertujuan menguliti dan mencari kesalahan lawan. Kampanye jenis ini masih tergolong masuk akal karena akan membuat publik menjadi punya pertimbangan-pertimbangan dalam membuat pilihan.
Kategori kedua adalah kampanye hitam . Kampanye inilah yang sangat mengganggu dalam kehidupan demokrasi karena isinya sepenuhnya fitnah. Salah satunya menyangkut Suku, Agama dan Ras. Contohnya yang menyebut Jokowi China atau Kristen. Dalam kesempatan tersebut Jusuf Kala sedikit menceritakan suatu peristiwa dimana Jokowi sempat menjadi Imamnya dalam sholat. Semuanya berlangsung dengan khusyuk dan lancar. Artinya kampanye hitam berbau SARA tersebut memang fitnah.
Dalam acara tersebut, Jusuf Kala juga menjawab sejumlah kampanye yang bertujuan merusak citra pasangan Jokowi - JK.
KESENJANGAN TIMUR DAN BARAT.
Diakui oleh JK bahwa telah terjadi kesenjangan antara timur dan barat. Ini akibat secara geografis , timur tersebar dalam pulau kecil dan besar sehingga dibutuhkan sistem transportasi yang baik dan merata.
" Ongkos barang ke timur itu lebih mahal, sedangkan produksi timur ke jakarta biayanya mahal, sehingga harga jualnya lebih murah. Intinya adalah perbaikan sistem logistik itu tergantung pada transportasi. Oleh karena itulah, supaya jangan salah paham, pak Jokowi sering mengungkapkan perlunya jalan tol laut. Itu maksudnya bukan bikin jalan tol di laut, tapi armada angkutan laut yang rapi dan teratur sehingga seperti jalan tol, bisa cepat dan murah. Jadi dari barat ke sulawesi, ke maluku dan papua itu harus teratur dan harus kapal-kapal besar sehingga biayanya lebih murah. Jadi barang dari sini ke timur itu lebih murah. Sebenarnya di timur itu, setelah banyak pembangunan jalan dan sebagainya, semuanya sudah sangat maju, apalagi di timur itu banyak menghasilkan barang-barang eksport seperti coklat, udang, juga barang tambang. Itu merupakan sisi kemajuan timur. "
Sebaliknya JK menganggap, daerah baratpun sebenarnya juga belum semuanya sejahtera. Masih banyak yang tertinggal.
" Makassar lebih maju daripada banten, di bengkulu juga masih banyak daerah-daerah yang tertinggal jika dibandingkan dengan NTB. Jadi kita tidak bisa mendekotomi lagi timur dan barat tapi antara daerah berkembang dan daerah yang tertinggal. itulah disparitasnya harus diperbaiki, keadilannya juga harus diperbaiki, disitulah gunanya ada cross-subsidi. Umumnya daerah-daerah seperti NTT atau Bengkulu, umumnya karena penghasilan daerahnya kecil sehingga APBN nya dari pusat harus lebih baik dibandingkan dengan daerah-daerah yang sudah maju karena masyarakatnya bisa tumbuh sendiri. itulah caranya untuk mengatasi kesenjangan tersebut. "
PEMBERANTASAN KORUPSI
Kebanyakan dari koruptor itu adalah pejabat, oleh karena itu menurut JK, pejabat negara harus bisa menjadi tauladan, harus ada sistem yang bisa saling koreksi, sistem transparansi anggaran harus diumumkan seperti tender dan lain sebagainya.
" Sistem kita, cara pemberantasan korupsi di Indonesia adalah merupakan salah satu yang paling hebat di dunia. Di dunia ini tidak banyak ada KPK atau sistem apapun yang menangkap begitu banyak gubernur, bupati bahkan sampai menteri yang aktif. Kita semua ada di pemerintahan itu, tapi ketauladanan belum cukup tanpa sistem yang baik, pengendalian terhadap bawahan dan keterbukaan. "

