TONTON DI YOUTUBE













Inilah Minuman Dan Sayuran Ampuh Untuk Cegah Kanker

Brokoli, kol, kembang kol ternyata ampuh untuk cegah kanker. Sejak lama sayuran cruciferous seperti kol, kembang kol, brokoli dan selada air dapat  mencegah penyakit kanker tertentu. Sebuah riset di Universityof Pittsburgh Cancer Institute menemukan sayuran ini mengandung zat kimia phenethyl-ITC (PEITC) yang bukan hanya ampuh menghambat pertumbuhan sel-sel kanker prostat, tapi juga memcegah pembentukan  pembuluh-pembuluh darah yang memberi makan pada tumor . PEITC ini muncul ketika dipotong atau dikunyah.

Dari data epidemoologi diketahui, meningkatkan konsumsi sayuran dapat menurunkan resiko kanker tertentu. Kini para ahli mulai mengerti mekanisme sayuran tertentu seperti brokoli membantu tubuh memerangi kanker dan penyakit lainnya. Dalam eksperimen terkini yang dilakukan pada tikus ditemukan, zat kimia ini aktif menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker prostat manusia yang ditanamkan pada tikus. Selain itu juga bisa menghambat pembentukan pembuluh-pembuluh darah yang memberi makan pada tumor. Tikus denga sel-sel tumor prostat diberi PEITC dalam jumlah sedikit setiap hari selama 31 hari, hasilnya ukuran tumor mengecil secara berkala.

PEITC tampak dapat menghambat angiogenesis, suatu proses yang berperan penting dalam pertumbuhan dan penyebaran kanker dengan mebentuk pembuluh-pembuluh darah baru untuk menyalurkan oksigen dan nutrienke sel-sel tumor.  Angiogenesis adalah penyebab utama dalam metastases kanker (terjadinya anak sebar kanker dibagian tubuh yang lain). Hasil studi memberi bukti yang menjanjikan, banyak sayuran cruciferous dapat memperlambat atau bahkan menghentikan proses ini. Hasil studi di presentasikan dalam pertemuan tahunan American Association for Cancer Research di Los Angeles.

Selain itu, sebuah studi terkini yang dimuat dalam European Journal of Cancer Prevention menemukan, teh dapat menurunkan resiko kanker kulit. Para ahli di Dartmouth Medical Scholl, New Hampshire, Amerika menganalisa 1.400 pasien berumur antara 25 dan 74 tahun yang menderita salah satu dari dua jenis tumor kulit yakni squamos cell carcinoma dan basal cell carcinoma. Keduanya disebbkan oleh paparan sinar matahari secara berlebihan dan tumbuh secara perlahan dalam periode bulanan atau bahkan tahunan.

Squamos cell carcinoma umumnya muncul di wajah dan berubah menjadi daging tumbuh seperti borok yang tak kunjung sembuh. Basal cell carcinoma umumnya muncul dalam bentuk benjolan yang tidak sakit tapi secara perlahan berkembang menjadi besar. Keduanya memang tidak se-berbahaya kanker ganas melanoma yang menyebabkan angka kematian tinggi, tapi tetap harus diangkat melalui operasi.

Dalam studi para ahli membandingkan kebiasaan minum dan gaya hidup dari pasien yang menderita kedua jenis tumor ini dengan relawan yang tidak menderita kanker ini. Hasil studi menemukan orang-orang yang minum teh secara teratur berkemungkinan lebih kecil 65% mengembangkan squamos cell carcinoma dan hampir 80% lebih kecil mengembangkan basal cell carcinoma. Para periset menemukan antioksidan dalam teh yang disebut polyphenols dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal-radikal bebas, mencegah penyakit jantung, kanker ovarium dan stress, juga mencegah kanker kulit jenis ini. 



Sumber : Aura Edisi 15