Seledri memiliki nilai gizi yang luar biasa. Vitamin dan mineral di dalamnya dapat mencegah osteoporosis, hipertensi, kanker, stroke, gagal ginjal, rematik, bau mulut dan meningkatkan gairah seksual atau libido.
Seledri berasal dari Asia khususnya wilayah Mediterania di sekitar laut tengah. Lalu tanaman ini menyebar ke delapan wilayah yakni Cina, India, Asia Tengah, Etiopia, Mexico Selatan, Mexico Tengah dan Amerika. Tanaman ini satu keluarga dengan wortel, peterseli, mitsuba dan ketumbar. Seledri termasuk keluarga umbelifflorae dan genus apium. Senyawa utama yang terdapat pada seledri adalah limonen (214 mg per kg). Seluruh bagian tanaman seledri mengandung pro vitamin A, vitamin B dan vitamin C. Dilihat dari komposisi gizinya seldri mengandung komponen gizi yang cukup baik, kandungan vitamin K dan vitamin C pada seledri termasuk kategori excellent. Setiap 100 gram seledri memberikan kontribusi sebesar 44,1% dan 14% dari angka kecukupan vitamin K dan vitamin C per hari. Seledri juga sangat bagus sebagai sumber kalium, folat, serat pangan, molibdenum, vitamin B6, kalsium, vitamin B1, magnesium, vitamin A, fosfor, vitamin B2 dan zat besi. Vitamin K berfungsi membantu proses pembekuan darah dan berpotensi mencegah penyakit serius seperti jantung dan stroke. Eratnya hubungan vitamin K dengan pengaturan protein dan kalsium didalam tulang dan darah, juga akan menjaga tulang dari proses osteoporosis.
Selain vitamin K seledri juga kaya akan vitamin C yang dikenal sebagai senyawa utama tubuh yang dibutuhkan dalam berbagai proses penting, mulai dari pembuatan kolagen (protein berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkut lemak, pemacu gusi yang sehat serta pemacu imunitas. Seledri juga mengandung fitosterol yang sangat bermanfaat bagi tubuh, fitosterol berfungsi menurunkan kadar kolesterol didalam tubuh. Kandungan acetylenics dan monoterpen dalam seledri sangat efektif untuk menghambat pertumbuhan sel tumor, monoterpen merupakan salah satu senyawa fitokimia yang sangat baik untuk mencegah kanker payudara. Lebih dari itu, seledri memiliki manfaat untuk mendorong gairah seksual karena mengandung hormon androsteron, hormon tersebut keluar melalui pernafasan pria. Walau tak berbau, keluarnya hormon tersebut dapat meningkatkan gairah seks wanita. Seledri sebaiknya dimakan mentah, cukup di cuci dan dipotong kemudian dikunyah sampai halus dan ditelan. Cara seperti ini sangat baik untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi.
Sumber : Gaya Hidup Sehat Edisi 420
BACA JUGA


