TONTON DI YOUTUBE













Inilah Cara Ampuh Cegah Kanker Payudara Secara Alami

Tubuh ramping, rambut hitam berkilau, bokong indah dan payudara sex y merupakan aset berharga bagi setiap wanita. Namun kecantikan yang ada senantiasa berkaitan dengan  gaya hidup seseorang dan menjadi tolak ukur kesehatan pribadi masing-masing, hingga setiap kemolekan memiliki resikonya tersendiri, kanker payudara misalnya.

Sekitar tujuh belas tahun yang lalu, para ahli menganggap kanker payudara adalah penyakit yang sebenarnya tidak dapat dicegah. Tapi sekarang para peneliti sudah banyak mengetahui cara untuk mencegahnya, paling tidak mengurangi resiko terkena kanker payudara. Berikut 15 cara mencegah kanker payudara secara alami :



1. Olahraga Secara Teratur

Penelitian menunjukkan bahwa sejalan dengan meningkatnya aktivitas, maka resiko kanker payudara akan berkurang. Berolahraga akan menurunkan kadar estrogen yang dipoduksi tubuh sehingga mengurangi resiko kanker payudara.


2. Makan Lebih Banyak Buah dan Sayur

Semakin banyak buah dan sayur yang dimakan, semakin berkurang resiko untuk semua kanker, termasuk kanker payudara. Makanan dari tubuh-tumbuhan mengandung antioksidan yang tinggi, diantaranya vitamin A, C, E dan mineral selenium yang dapat mencegah kerusakan sel yang bisa menjadi penyebab terjadinya kanker. National Cancer Institute (NCI) merekomendasikan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran minimal 5 kali dalam sehari. Tapi harus dihindari buah dan sayuran yang mengandung banyak lemak seperti kentang goreng atau pai dengan krim pisang.


3. Makan Lebih Banyak Serat

Selain berfungsi sebagai anti oksidan, buah dan sayuran juga mengandung banyak serat. Makanan berserat akan mengikat estrogen dalam saluran pencernaan sehingga kadarnya dalam darah akan berkurang.


4. Makan Lebih Banyak Kacang-Kacangan

Selain dalam kedelai, fito-estrogen juga terdapat dalam jenis kacang-kacangan lainnya.


5. Makan Lebih Banyak Tahu dan Makanan yang Mengandung Kedelai

Makanan-makanan yang berasal dari kedelai banyak mengandung estrogen tumbuhan (fito-estrogen). Seperti halnya tamoksifen, senyawa ini mirip dengan estrogen tubuh tapi lebih lemah. Fito-estrogen terikat pada reseptor sel yang sama dengan estrogen tubuh, mengikatnya keluar dari sel payudara sehingga mengurangi efek pemicu kanker payudara. Selain menghalangi estrogen tubuh untuk mencapai sel reseptor, makanan berkedelai juga mempercepat pengeluaran estogen dari tubuh.


6. Hindari Alkohol

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa semakin banyak mengkonsumsi alkohol, maka resiko kanker payudara semakin bertambah karena alkohol dapat meningkatkan kadar estrogen dalam darah.


7. Jangan Merokok

Merokok akan meningkatkan resiko kanker payudara.


8. Berjemur Dibawah Sinar Matahari

Meningkatnya angka kejadian kanker kulit (melanoma maligna) menjadikan kita takut akan sinar matahari. Tapi sedikit sinar matahari dapat membantu mencegah kanker payudara karena pada saat matahari mengenai kulit, tubuh membuat vitamin D. Vitamin D akan membantu jaringan payudara menyerap kalsium sehingga mengurangi resiko kanker payudara. Aagar bisa memperoleh sinar matahari selama 20 menit/hari, dianjurkan untuk berjalan dibawah sinar matahari pada siang atau sore hari. Tapi bila kalian ingin mendapatkan kalsium atau vitamin D tidak dari sinar matahari, maka kalian bisa mencoba makanan suplemen.


9. Perhatikan Berat Badan

Kenaikan berat badan setiap pon setelah usia 18 tahun akan menambah resiko kanker payudara. Hal ini disebabkan karena sejalan dengan bertambahnya lemak dalam tubuh, maka kadar estrogen sebagai hormon pemicu kanker payudara dalam darah pun akan meningkat.


10. Kurangi Lemak

Kalian tentu sering mendengar pertentangan pendapat mengenai hubungan antara kanker payudara dengan makanan berlemak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet rendah lemak membantu mencegah kanker payudara. Sementara penelitian lain menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara lemak dan kanker payudara. Namun, penelitian terakhir menyatakan bahwa yang lebih penting adalah jenis lemaknya bukan jumlah lemak yang dikonsumsi.

Jenis lemak yang memicu kanker payudara adalah lemak jenuh dalam daging, mentega, makanan yang mengandung susu fill-cream dan asam lemak dalam margarin. Sedangkan jenis lemak yang membantu pencegahan kanker payudara adalah lemak tak jenuh dalam minyak zaitun dan asam lemak omega-3 dalam ikan salmon dan ikan air dingin lainnya. Lemak jenuh dalam daging dan produk susu dan asam lemak dalam margarin meningkatkan kadar estrogen dalam darah, sedangkan lemak tak jenuhb dalam minyak zaitun dan asam lemak omega-3 dalam ikan tidak menyebabkan kenaikan kadar estrogen dalam darah.


11. Jangan Memasak Daging Terlalu Matang

Terlepas dari lemak jenuh yang terdapat pada daging, cara kalian memasak daging akan mempengaruhi resiko kanker payudara. Daging-daging yang dimasak atau dipanggang menghasilkan senyawa karsinogenik (amino heterosiklik) semakin lama dimasak semakin banyak senyawa ini terbentuk. Amino heterosiklik paling banyak terdapat dalam daging bakar yang lapisan luarnya (kulitnya) gosong dan hitam.


12. Konsumsi Suplemen Anti-Oksidan

Suplemen tidak dapat menggantikan buah dan sayuran, tapi suatu formula anti-oksidanbisa merupakan tambahan makanan yang dapat mencegah kanker payudara.


13.  Hindari Xeno-Estrogen

Xeno-estrogen maksudnya estrogen yang berasal dari luar tubuh. Perempuan mengkonsumsi estrogen dari luar tubuh terutama yang berasal dari residu hormon estrogenik yang terdapat dalam daging dan residu pestisida estrogenik. Diduga xeno-estrogen bisa meningkatkan kadar estrogen darah sehingga menambah resiko kanker payudara. Cara terbaik untuk menghindari xeno-estrogen adalah dengan mengurangi konsumsi daging, unggas (ayam-itik) dan produk susu (whole milk dairy product). Tapi kalian tak perlu khawatir dengan banyak makan buah dan sayuran, karena efek anti oksidan dan kandungan seratnya lebih banyak daripada efek residu pestisidanya.


14. Pertimbangkan Kembali Sebelum Menggunakan Terapi Pengganti Hormon (Hormone               Replacement Therapy = HRT)

Ada beberapa alasan bagus untuk melakukan HRT sesudah masa menopause, yaitu mengurangi resiko penyakit jantung, osteoporosis dan penyakit Alzheimer’s. Tapi HRT akan menambah resiko kanker payudara. Bicarakan dengan dokter kalian dan pertimbangkan resiko-resiko yang mungkin timbul, karena kebanyakan perempuan lebih tinggi resikonya untuk menderita penyakit jantung daripada kanker payudara. Terkahir satu lagi yang dapat mempengaruhi resiko terkena kanker payudara adalah stes. Literatur medis menyebutkan bahwa stres dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Tak heran, dari sebuah penelitian di Amerika Serikat yang melibatkan 236 perempuan yang di diagnosis menderita kanker payudara, ditemukan hampir 50% dari mereka mengalami gangguan emosional atau menunjukkan gejala kelainan jiwa seperti depresi berat dan post-traumatic stress disorder (PTSD). Meski penelitian ini masih kontroversial, namun tidak ada salahnya untuk memulai cara mengatasi stres dalam hidup kalian melalui kegiatan-kegiatan spiritual, meditasi, yoga, tai chi, berkebun atau kegian santai lainnya.


Sumber : Buku Pintar Wanita – Annia Kissanti