TONTON DI YOUTUBE













Hantu Di Museum Ini Selalu Bisa Di Photo


Museum sejatinya adalah tempat untuk menampung sejumlah peninggalan-peninggalan sejarah atau tempat untuk memamerkan sejumlah benda yang memiliki nilai history tertentu. Namun, tak sedikit dari nilai history yang terkandung pada barang-barang peninggalan yang dipamerkan, memiliki kekuatan mistis yang berujung pada image 'angker'. Mulai dari teriakan minta tolong, suara lirih perempuan menangis, sosok bayangan yang berjalan disepanjang koridor museum merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa-peristiwa penampakan yang pernah terjadi di dalam museum.  Peterborough Museum merupakan central arsip dan artefak yang terletak di dalam kota Peterborough, Ontario, Kanada. Museum ini menyimpan begitu banyak sejarah lebih dari satu abad dan merupakan koleksi sejarah tertua di Ontario. Peterborough museum dibangun pada abad ke-16, tahun 1816. Awalnya Peterborough museum adalah rumah pribadi Thomas Cooke. Thomas Cooke adalah seorang hakim lokal, ia tinggal dirumah ini sampai kematiannya pada tahun 1854.  Setelah kematiannya, bangunan ini kemudian digunakan sebagai rumah sakit. Rumah sakit ini menampung begitu banyak tentara-tentara korban Perang Dunia Pertama dan rumah sakit ini merupakan rumah sakit yang pertama di kota Peterborough. Pada tahun 1884 sebuah kebakaran dahsyat terjadi di rumah sakit ini. Setelah renovasi dan perombakan besar-besaran, pada tahun 1931 bangunan ini ditetapkan sebagai museum dan galeri seni yang kemudian dikenal dengan Peterborough Museum.   Peterborough Museum dianggap sebagai bangunan paling berhantu di kota tersebut. Tempat ini begitu populer sehingga menjadi target sasaran para pemburu hantu selama bertahun-tahun. Namun, yang paling terkenal di Peterborough Museum adalah sosok hantu yang diyakini sebagai seorang tentara Australia yang tewas akibat luka yang sangat serius. Hantu tentara Australia tersebut sering berjalan di sepanjang koridor lantai pertama dan sering terlihat di tangga. Pengalaman mengerikan juga dialami oleh Mrs. Yarrow. Suaminya Mr. Yarrow adalah pengurus museum. Dia, suami dan kedua anaknya tinggal di museum tersebut. Sampai pada suatu sore hari, suami dan kedua anaknya pergi untuk berjalan-jalan. Sesaat setelah melepas kepergian suami dan anaknya dari ambang pintu,tiba-tiba Mrs. Yarrow mendengar derap langkah kaki di tangga lantai pertama. Saat dirinya menghampiri anak tangga, sosok laki-laki muda datang ke arahnya. Awalnya Mrs. Yarrow berpikir mungkin dia adalah pengunjung yang terkunci saat museum mau tutup. Namun, semakin lama langkah pemuda itu semakin tidak wajar, langkahnya terdengar semakin keras memekakan telinga dan Mrs. Yarrow menyadari bahwa kaki pemuda itu tidak menapak di lantai tangga. Mrs. Yarrow yang sudah tidak bisa berkata apa-apa hanya bisa terdiam saat dirinya dihampiri oleh sosok hantu pemuda itu,pemuda itu jalan menghampiri Mrs. Yarrow dan kemudian hilang menembus pintu ganda yang berada dilantai pertama. Apa yang dialami oleh Mrs. Yarrow belumlah seberapa. Karena masih banyak lagi hantu-hantu penghuni Peterborough Museum yang lebih extrim dan mengancam daripada sosok pemuda tersebut. Bahkan tak sedikit dari pengunjung yang selalu di ganggu saat sedang berkunjung ke museum angker tersebut. Tidak hanya membanting pintu, bahkan beberapa pengunjung pernah menjadi target kemarahan para penghuni museum. Pengunjung sering dilempar dengan objek-objek yang ada di museum bahkan saat melempar mahluk halus tersebut tak segan-segan menampakan diri didepan sekian banyak pengunjung. Sosok laki-laki berkulit gelap dan berbadan besar yang di duga adalah seorang tentara Romawi merupakan sosok yang paling sering melempar pengunjung dengan objek-objek sekitar. Pengunjung juga sering merasa diawasi oleh sosok yang tidak terlihat tapi terasa ada di setiap sudut ruang museum. Saat sedang berkunjung, seorang gadis kecil menuju keruang geologi, dalam perjalannya ia melihat sosok perempuan berkulit putih yang berjalan mengambang di sepanjang lorong menuju ke ruang geologi. Didalam museum ada beberapa ruangan yang sengaja tidak dibuka untuk umum karena dianggap sebagai lokasi terangker pada bangunan tersebut. Ruangan tersebut adalah ruangan yang dulunya dipakai sebagai ruang operasi saat masih berfungsi sebagai rumah sakit. Dari ruangan ini sering terdengar suara jeritan, tangisan, bantingan pintu, bahkan roh-roh penghuninya sering menampakan diri dengan raut wajah yang penuh marah dan menyeramkan. Beberapa pengunjung yang sengaja membawa camera atau recorder ke dalam ruangan ini, mereka selalu berhasil menangkap sesuatu yang luar biasa ! Dari sekian banyak kasus yang terjadi di dalam museum, inilah beberapa daftarnya :
  • Setelah pukul 6 sore saat museum ditutup, Stuart yang merupakan staff pemasaran museum mendengar bantingan pintu yang begitu keras dari bawah tanah. Saat dilihat tidak ada seorang pun disana.
  • Sekitar pukul setengah tujuh sore, seorang staff museum yang sedang lembur sendirian, melihat sosok laki-laki melayang dikoridor.
  • Dua pengunjung berlari dan berteriak karena melihat sosok hitam besar di museum.
  • Adanya penampakan seorang wanita yang berbalut gaun panjang berjalan menuruni tangga. Wanita ini disebut-sebut sebagai Lady Charlote.
  • Penampakan tentara Perang Dunia Pertama yang selalu terlihat berjalan menuruni tangga dengan mengenakan setelan hijau ke abu-abuan.
  • Seorang pengunjung di dorong dengan begitu hebat sampai jatuh ke lantai. Padahal di Gallery Room tersebut tidak ada orang lain selain dirinya sendiri.