Bachelors Grove Cemetery dikenal sebagai salah satu tempat paling berhantu di seluruh Chicagoland. Sesungguhnya Bachelors Grove Cemetery adalah sebuah pemakaman yang tidak begitu besar dibanding kuburan-kuburan lain di kota itu, namun apa yang sering terjadi disana, menunjukkan hal-hal yang tak bisa dijelaskan di pemakaman lain, bahkan mungkin di seluruh dunia. Ada ratusan laporan tentang peristiwa mistis di pemakaman itu, diantaranya berbentuk suara-suara seperti geraman, erangan, tangisan, lengkingan tawa, langkah kaki, bisikan atau berbagai penampakan sosok bahkan bola api yang menyala-nyala.
Pemakaman Bachelors Grove Cemetery kini tak lagi digunakan tanpa alasan yang jelas. Menurut catatan, tak ada lagi aktifitas makam-memakamkan, kunjungan ziarah atau sekedar bersih-bersih di kuburan itu selama lebih dari dua puluh tahun. Sebelumnya, pada tahun 1844 hingga 1989
Bachelors Grove Cemetery masih dianggap aktif.
Bachelors Grove Cemetery masih dianggap aktif.
Di tahun 1970-an keangkeran Bachelors Grove Cemetery ( selanjutnya kita singkat saja menjadi BGC) makin terkenal. Masyarakat menganggap BGC telah menjadi sarang setan, arwah dan kegiatan diam-diam kelompok okultisme yang merusak pemakaman. Banyak juga yang melakukan pencurian batu nisan. Di tahun-tahun itu, banyak masyarakat menjadi saksi tentang penampakan yang tidak biasanya di sekitar pemakaman, yakni munculnya sebuah rumah berwarna putih berbentuk seperti rumah pertanian. Anehnya, rumah itu terlihat berpindah-pindah. Kadang di pinggir jalan, kadang di tengah-tengah, bahkan kadang di tengah jalan. Menyusul peristiwa ini adalah penampakan lain seperti seorang biksu berjubah yang berjalan sendirian, seorang pria bercahaya kuning yang duduk di pinggir jalan hingga petani yang menaiki gerobak dengan kuda berkepala dua.
Namun yang paling spektakuler dan menaikkan kuburan ini ke kancah internasional adalah photo yang diambil oleh Jude Felz ditemani Mari Huff dari kelompok peneliti hantu "Ghost Research Society" (GRS) Pada tanggal 10 Agustus 1991. Photo ini kemudian diterbitkan oleh Chicago Sun-Times sehingga membuat koran tersebut laris manis bak kacang goreng.
Kala itu, di dalam pemakaman hanya terdapat anggota GRS saja yang sedang melakukan investigasi dengan alat-alat mereka. Jude dan Huff kemudian berinisiatif mengambil gambar sebuah sudut yang dianggapnya cukup mencekam dengan menggunakan kamera infra merah dengan kecepatan tinggi. Sudut itu berupa kuburan yang memiliki batu nisan berornamen kotak-kotak kecil. Dengan yakin, keduanya membidik meski secara mata telanjang mereka tak melihat apa-apa.
Dari semua hasil investigasi, keduanya cukup penasaran dengan apa yang akan muncul setelah hasil bidikan mereka terhadap batu nisan tersebut di cetak. Feeling mereka mengatakan demikian terus menerus. Dan benar saja, setelah dikembangkan, nampak sosok perempuan duduk diatas batu nisan. Sosok berpakaian jadul itu terlihat kesepian dengan tubuh transparan melihat ke arah luar hutan.
Photo ini tak begitu saja dipercaya. Berbagai pengujian terhadap kesahihan dan keaslian photo dilakukan terus menerus (bahkan hingga kini), namun tak ditemukan sedikitpun tanda-tanda manipulasi terhadap obyek tersebut. Berbagai pemuatan photo " The Madonna of Bachelor's Grove " di media massa dan online semakin menaikkan popularitas BGC sebagai salah satu tempat terangker di jagad ini. Sejumlah peneliti arwah maupun praktisi paranormal akhirnya sering menjadika nBGC sebagai tempat penyelidikan paling kompeten hingga kini.



