TONTON DI YOUTUBE













Selamat Dari Maut, Orang ini Bernyawa Banyak

Terperosok ke jurang dan jatuh dari ketinggian 10 ribu kaki, orang-orang ini masih saja hidup.  Memang tak ada yang tau kapan celaka dan maut datang menjemput. Hingga pada saatnya tiba, hanya keajaibanlah yang bisa merubah segalanya. Bahkan dalam situasi yang tak ada harapan sekalipun, jika Tuhan berkehendak lain, maka apapun bisa saja terjadi. Seperti orang-orang berikut ini yang berhasil selamat dari maut mengerikan.     


1.  Chris Sagger – Jatuh dari Lantai 22

Seorang pria asal Inggris bernama Chris Sagger berhasil selamat dari kecelakaan yang menyebabkan dirinya jatuh dari ketinggian 67 meter. Suatu hari Chris yang berprofesi sebagai seorang pembersih kaca bangunan sedang membersihkan jendela di Salford Tower, Inggris.  Saat berada di lantai 22 tiba-tiba saja Chris terpeleset dan tubuhnya langsung terjun bebas. Jika di prediksi, seseorang yang jatuh dari lantai 22 tanpa pengaman apapun harusnya langsung mati ditempat. Namun sepertinya malaikat pelindung sedang bersama dengan Chris kala itu, hingga keajaiban pun terjadi. Tubuh Chris tidak jatuh ke jalan, ia mendarat tepat diatas kap mobil. Bahkan orang-orang yang sedang mengerumuninya sempat dibuat kaget oleh Chris, karena ia langsung berdiri dan membersihkan debu yang menempel ditubuhnya. Chris mengatakan kepada mereka bahwa dirinya baik-baik saja, walau ia baru terjatuh dari ketinggian. Untuk memastikan, Chris langsung melakukan pemeriksaan ke dokter, dan menurut hasil dari dokter yang memeriksanya, kondisi tubuh Chris dalam keadaan baik, tanpa cedera atau patah tulang sedikitpun.  


2.  Juliane Diller – Satu-satunya Korban Selamat Pesawat

Sebuah kecelakaan pesawat biasanya memakan korban yang tidak sedikit. Kisah dari seorang wanita bernama Juliane Diller menjadi salah satu bukti bahwa keajaiban itu memang ada. Setelah upacara kelulusan SMA-nya, tepat di malam Natal 24 Desember 1971, Juliane bersama dengan ibunya berada didalam pesawat yang akan membawa mereka ke Peru untuk merayakan Natal bersama ayahnya. Namun saat hampir tiba di tujuan, mendadak pesawat terjebak dalam badai. Besarnya angin membuat pesawat meledak di udara dan jatuh dari ketinggian sepuluh ribu kaki ke dalam hutan hujan Peru. Ajaibnya Juliane yang saat itu masih berusia 17 tahun, berhasil selamat dan terikat kuat di kursi penumpang. Juliane menderita patah tulang, lengannya sobek dan luka di bagian mata. Dengan segala kekuatan yang dimilikinya, Juliane mencoba mencari sang bunda dan penumpang lain yang masih hidup. Namun setelah mencari, ternyata dari 92 penumpang pesawat, hanya Juliane-lah yang masih hidup. Sadar bahwa hanya dirinya yang selamat, Juliane berusaha menyisir hutan untuk mencari sungai. Menjadi puteri dari seorang ahli Zoologi terkenal di dunia, membuat Juliane tak asing dengan kehidupan hutan Amazon. Hal inilah yang kemudian membuat Julian bisa menyelamatkan diri. Setelah hampir 10 hari lamanya menyusuri sungai dengan luka-luka ditubuhnya, akhirnya Juliane berhasil menemukan sebuah kapal yang sedang berlabuh di sungai dan Juliane diselamatkan oleh orang yang menemukannya.


3.  Shayna Richardson

Shayna Richardson adalah seorang sky-driver amatir yang sedang mengikuti kursus sky-driver. Merasa telah cukup belajar, pada tahun 2005 Shayna mempersiapkan diri terjun dari ketinggian 3000 meter untuk pertama kalinya.  Sesuai dengan standar keselamatan bagi para sky-driver, Shayna pun dilengkapi dengan parasut dan pengaman. Namun, saat sudah berada di udara ternyata parasut Shayna tidak bisa terbuka. Dengan tubuh pontang panting di udara, Shayna terjun bebas dan terhempas dengan keras ke daratan. Shayna jatuh dengan posisi wajah menghantam tanah terlebih dahulu, dan membuat orang-orang mengira Shayna tidak akan berhasil selamat. Namun Tuhan memiliki kehendak lain, setelah di larikan kerumah sakit terdekat, Shayna berhasil selamat dari maut dan hanya menderita retak tulang. Tidak hanya itu, keajaiban juga benar-benar terjadi dalam diri Shayna. Pasalnya saat ia jatuh ternyata Shayna tengah dalam keadaan hamil. Setelah diperiksa, dokter memastikan bahwa kondisi kandungannya dalam keadaan baik-baik saja dan calon cabang bayi dalam keadaan sehat.

4.  Danny Yamashiro – Terjatuh ke Jurang Sedalam 91 Meter  
Tanggal 22 Desember 1985, Denny Yamashiro bersama dengan sang kekasih sedang menjalani liburan dengan mendaki gunung di Hawaii. Karena sudah biasa mendaki, Denny pun tak merasa khawatir saat sang kekasih meminta ijin untuk meneruskan perjalanan mendakinya tanpa di dampingi oleh Denny. Namun tanpa di duga, kekasih Denny tersesat dijalan. Karena merasa khawatir, Denny pun memutuskan untuk melakukan pencarian dan misi penyelamatan seorang diri. Sayangnya ditengah jalan, Denny yang kala itu masih berusia 18 tahun tiba-tiba saja jatuh ke jurang sedalam 91 meter. Saat terjatuh kepala Denny sempat terbentur batu dan menyebabkan luka yang cukup parah. Saat tim penyelamat lain berusaha memberikan pertolongan pada Denny, dirinya justru semakin terjerembab sedalam 31 meter, karena tali pengaman yang dikenakannya tidak dapat menahan berat badan Denny. Untungnya kemudian Denny berhasil di selamatkan dan mengalami beberapa luka dalam di tubuhnya. Tulang kepala retak dan mengakibatkan kerusakan pada otaknya. Namun ia tetap berhasil selamat dari maut yang hampir saja menjemputnya.