Jangan pernah meremehkan atau membandingkan kemampuan hewan kecil dengan hewan yang bertubuh lebih besar. Karena belum tentu hewan besar memiliki kemampuan yang lebih hebat untuk membunuh. Berikut adalah beberapa hewan kecil yang harus di waspadai karena sangat mematikan.
1. Southern Flannel Moth – Ngengat Dengan Bulu Beracun

Jika melihat bentuk fisiknya ngengat dengan ukuran sebesar ibu jari ini memiliki tubuh yang unik dengan bulu tebalnya atau disebut bulu bula mirip dengan kucing Persia. Bahkan warna terangnya menambah keunikan ngengat ini, tapi dibalik kecantikan dan keunikannya, bulu Flannel Moth memiliki racun yang sangat berbahaya. Racun yang dilepaskan oleh ngengat yang habitatnya dibagian selatan Amerika Serikat, Mexico dan beberapa daerah di Amerika Tengah ini bisa membuat kulit manusia serasa terbakar, mengalami pembengkakan, mual, sakit kepala, mengalami gangguan perut, ruam, lecet dan kadang nyeri pada dada, mati rasa serta sesak nafas. Tindakan pertama yang harus dilakukan pada satu jam pertama jika terkena racun dari bulu ngengat ini adalah membersihkan durinya jika ada yang tertinggal dikulit dengan selotip. Pengobatan lainnya yang bisa menghambat penyebaran racunnya adalah dengan mengkompres bagian yang terkena bulu atau durinya dengan es, minum obat anti stamin, menggunakan baking soda atau menggunakan cream Hydrocortisone, setelah itu pemeriksaan oleh dokter harus dilakukan agar racun dapat hilang dari tubuh orang yang terkena bulu atau duri Flannel Moth.
2. Deathstalker – Kalajengking Berbisa Mematikan

Kalajengking berwarna kuning ini bernama Deathstalker. Seperti kalajengking kebanyakan, senjata utama membunuhnya adalah racun dari sengatnya, hanya saja racun yang dimiliki oleh hewan ini lebih kuat dari kalajengking jenis lainnya, dimana racun Deathstalker 2 kali lebih berbahaya dari racun kalajengking jenis lainnya. Kalajengking yang juga memiliki panggilan kalajengking Palestina kuning atau kalajengking gurun Israel ini bisa ditemukan di daerah gurun dan daerah bersemak dari Afrika Utara hingga Timur Tengah. Sengatan dari kalajengking yang panjang tubuhnya bisa mencapai 77 milimeter ini memang tidak berbahaya bagi orang dewasa yang sehat, tapi racunnya bisa berakibat fatal bagi anak-anak, orangtua atau orang dewasa yang sedang sakit dan dampak terburuk dari serangan Deathstalker adalah kematian, sedangkan akibat sengatan dalam jangka pendek adalah kulit terasa terbakar, mati rasa, pusing dan demam. Sedangkan pada bintang biasanya sengatan ini akan mendatangkan dampak sangat cepat, merusak ketahanan tubuh korbannya hingga mati.
3. Black Corsair – Serangga Kecil Pembunuh

Selain Wheel Bug ada serangga kecil lainnya yang juga berbahaya di Amerika. Serangga yang diberi nama Black Corsair termasuk kedalam kumpulan serangga kecil pembunuh, senjata utama serangga ini adalah gigitannya yang terkenal sangat menyakitkan. Pada manusia gigitannya bisa menyebabkan iritasi dan memerlukan waktu penyembuhan yang cukup lama. Selain menyeramkan dan berbahaya Black Corsair memiliki keunikan saat berburu, mereka menyerang mangsanya dari belakang. Black Corsair yang panjang tubuhnya antara 15 sampai 20 mm ini akan melancarkan gigitannya tanpa terdeteksi oleh buruannya dan tanpa meninggalkan rasa sakit. Namun racun yang disebarkannya akan langsung menuju jaringan darah dan merusak tubuh mangsanya.
4. Wheel Bug – Serangga Kecil Beracun

Serangga yang satu ini memang kecil karena panjang tubuhnya hanya mencapai 38 milimeter saja. Namun serangga ini sangat berbahaya dan mematikan, senjata utamanya adalah racunnya. Bagi hewan lainnya seperti ulat dan serangga lain, gigitan Wheel Bug yang menyalurkan racunnya akan langsung mematikan. Mangsanya yang akan digigit tidak akan bisa lari karena ditangkap erat oleh kaki depan serangga ini. Biasanya hewan yang terkena gigitan serangga bewarna abu-abu, coklat keabu-abuan, dan hitam, tidak bisa bergerak, jaringan dalam tubuhnya akan rusak, mengeluarkan lendir dan mati beberapa saat setelah digigit. Sedangkan jika manusia digigit oleh serangga yang mirip belalang ini, walaupun tidak mematikan namun untuk penyembuhannya memerlukan waktu hingga satu bulan dan bisa meninggalkan bekas luka pada bagian yang digigit. Meskipun termasuk serangga yang mematikan, Wheel Bug yang hidup di daerah timur Amerika Utara ini sebenarnya memiliki sifat yang sangat pemalu, atau sangat sensitif terhadap benda bergerak yang mendekatinya. Serangga ini juga memiliki sayap membran sehingga saat ia terbang akan mengeluarkan suara bising. Suara tersebut juga untuk mengelabui predator lain karena menyangka bahwa suara itu adalah lebah yang sangat berani dengan hewan-hewan besar.
Sumber : Spotlite Trans 7